Jumat, 27 Juni 2014

Strategi Bisnis Pada Bank Mandiri

Nur susilawati (29210584)                              4EB23
Riska nuari K  (26210035)

SEJARAH SINGKAT BANK MANDIRI
Bank Mandiri didirikan pada 2 Oktober 1998, sebagai bagian dari program restrukturisasi perbankan yang dilaksanakan oleh pemerintaha Indonesia. Pada bulan Juli 1999, empat bank pemerintah -- Bank Bumi Daya, Bank Dagang Negara, Bank Exim and Bapindo–dilebur menjadi Bank Mandiri. Masing-masing dari keempat legacy banks memainkan peran yang tak terpisahkan dalam pembangunan perekonomian Indonesia. Sampai dengan hari ini, Bank Mandiri meneruskan tradisi selama lebih dari 140 tahun memberikan kontribusi dalam dunia perbankan dan perekonomian Indonesia.
Segera setelah merger, Bank Mandiri melaksanakan proses konsolidasi secara menyeluruh. Pada saat itu, kami menutup 194 kantor cabang yang saling berdekatan dan mengurang jumlah karyawan, dari jumlah gabungan 26.600 menjadi 17.620. Brand Bank Mandiri kami implementasikan secara sekaligus ke semua jaringan kami dan pada seluruh kegiatan periklanan dan promosi lainnya.
Satu dari sekian banyak keberhasilan Bank Mandiri yang paling signifikan adalah keberhasilan dalam menyelesaikan implementasi sistem teknologi baru. Sebelumnya kami mewarisi 9 core banking system yang berbeda dari keempat bank. Setelah melakukan investasi awal untuk segera mengkonsolidasikan kedalam system yang yang terbaik, kami melaksanakan sebuah program tiga tahun, dengan nilai US$200 juta, untuk mengganti core banking system kita menjadi satu system yang mempunyai kemampuan untuk mendukung kegiatan consumer banking kita yang sangat agresif. Hari ini, infrastruktur IT Bank Mandiri memberikan layanan straight-through processing dan interface tunggal pada seluruh nasabah.
Nasabah korporat kami sampai dengan saat ini masih mewakili kekuatan utama perekonomian Indonesia. Menurut sector usahanya, portfolio kredit korporasi terdiversifikasi dengan baik, dan secara khusus sangat aktif dalam sector manufaktur Food & Beverage, agrobisnis, konstruksi, kimia dan tekstil. Persetujuan dan monitoring kredit dikendalikan dengan proses persetujuan four eyes yang terstruktur, dimana keputusan kredit dipisahkan dari kegiatan marketing dari unit Bisnis kami.
Sejak berdirinya, Bank Mandiri telah bekerja keras untuk menciptakan tim manajemen yang kuat dan professional yang bekerja berlandaskan pada prinsip-prinsip good corporate governance yang telah diakui secara internasional. Bank Mandiri disupervisi oleh Dewan Komisaris yang ditunjuk oleh Menteri Negara BUMN yang dipilih berdasarkan anggota komunitas keuangan yang terpandang. Manajemen ekskutif tertinggi adalah Dewan Direksi yang dipimpin oleh Direktur Utama. Dewan Direksi kami terdiri dari banker dari legacy banks dan juga dari luar yang independen dan sangat kompeten. Bank Mandiri juga mempunyai fungsi offices of compliance, audit dan corporate secretary, dan juga menjadi obyek pemeriksaan rutin dari auditor eksternal yang dilakukan oleh Bank Indonesia, BPKP dan BPK serta auditor internasional. AsiaMoney magazine memberikan penghargaan atas komitmen kami atas penerapan GCG dengan memberikan Corporate Governance Award untuk katagori Best Overall for Corporate Governance in Indonesia dan Best for Disclosure and transparency.
Dengan aset yang terus bertumbuh sampai dengan diatas Rp 319 triliun, dan lebih dari 21 ribu karyawan yang tersebar pada 1000 kantor dalam negeri dan 6 kantor dan perwakilan luar negeri Bank Mandiri bertekad untuk memberikan keprimaan dalam layanan perbankan dan memberikan solusi keuangan yang sangat luas dalam investasi dan produk syariah, serta bancassurance untuk nasabah korporat, komersial, small business dan micro business selain nasabah individual kami. Tekad kami tersebut telah diakui dan dihargai sebagai peringkat pertama dalam Banking Service Excellence Award 2007 oleh Majalah Infobank.
Jaringan distribusi Bank Mandiri termasuk 3,186 ATMs, 7,051 ATMs in the LINK Network and 12,663 ATM Bersama Networks, and Electronic Data Capture (EDC) kurang lebih 25,254 di seluruh Indonesia. Bank Mandiri mempunyai 8.3 juta pemegang kartu ATM and 3.2 juta pengguna SMS Banking, 783,356 pengguna internet banking and 822,937 pengguna Call Mandiri dan lebih dari 1 juta pemegang kartu kredit Visa.


KEUNGGULAN BANK MANDIRI
Keunggulan dan kelebihan bank mandiri yaitu :
Ø  Bebas biaya administrasi bulanan
Ø  Bebas biaya pemindahan saldo ke rekening tabungan Superkidz
Ø  Cukup dengan modal 50.000 ribu rupiah anda sudah bisa memiliki ATM
Ø  Untuk kelancaran dan keamanan semua layanan perbankan anda,anda dapat melakukan transaksi pembayaran di tempat belanja,café,boutique,dan restoran dengan menggunakan 2 pilihan otorisasi,yaitu PIN dan tanda tangan.
Syarat-syarat ketentuan-ketentuan umum  KARTU ATM/DEBIT MANDIRI:
Ø  Kartu tidak boleh dipergunakan oleh orang lain selain Pemegang kartu .pemegang kartu bertanggung jawab terhadap bank atas segala kerugian karena penggunaan artu oleh siapapun.bank dengan ini dibebaskan dari segala tuntutan atas kerugian yang timbul oleh penggunaan kartu oleh pihak lain.
Ø  Kartu tidak boleh dipergunakan untuk tujuan lain selain dari transaksi-transaksi yang telah ditentukan oleh bank.kartu tidak dapat dipergunakan sebagai kartu kredit.
Ø   Kartu merupakan milik bank sepanjang waktu dan harus dikembalikan kepada bank tanpa syarat dan dengan segera atas permintaan bank
Ø  Setiap penggunaan kartu tunduk pada syarat-syarat dan ketentuan-ketentuan umum kartu ATM/DEBIT BII yang berlaku saat ini berikut setiap perubahan,penambahan atau pembaruannya dari waktu ke waktu.
Fasilitas yang bisa anda nikmati dari bank mandiri sebagai nasabah:
Ø  Bonus bunga tambahan* sebesar 3 kali bunga normal
Ø  Cash back* dari transaksi belanja dengan menggunakan kartu ATM/DEBIT mandiri
Ø  Gratis perlindungan asuransi* terhadap penyakit kristis wanita dan osteoporosis
Manfaat menabung di bank mandiri :
Ø  Dijamin oleh bank Mandiri
Ø  Dapat dijadikan jaminan kredit dan salah satu syarat permohonan kredit bank BTN
Ø  Dapat dijadikan sarana pembayaranangsuran KPR , listrik , telepon , dll .
STRATEGI BISNIS BANK MANDIRI
PT Bank Mandiri Persero Tbk terus meningkatkan kualitas layanan dengan mengembangkan sumber daya manusia (SDM) dan teknologi informasi (TI). Hal ini, sebagai upaya menghadapi ketatnya persaingan industri perbankan.
Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Riswinandi, Minggu 16 Juni 2013, menyatakan bahwa perseroan berencana membelanjakan hingga US$130 juta atau sekitar Rp1,27 triliun untuk meningkatkan performa sistem  TI.
"Kami meyakini, SDM berkualitas dan teknologi informasi yang baik merupakan faktor penentu pelayanan prima Bank Mandiri dalam memenangkan persaingan di industri perbankan," ujar Riswinandi dalam keterangan tertulisnya.
Riswinandi menjelaskan, Bank Mandiri akan meningkatkan performa TI yang dapat mendukung berbagai inovasi layanan untuk memudahkan nasabah, seperti layanan layanan electronic banking dan lain sebagainya.

"Kami ingin terus berinvestasi memperbaiki kualitas jaringan untuk mempermudah nasabah, sehingga dapat mendorong peningkatan transaksi dan menambah pendapatan perseroan," kata Riswinandi.